Transformasi Pendidikan Islam di Nusantara: Perspektif Historis terhadap Peradaban Islam Modern
DOI:
https://doi.org/10.52615/tijipi.v2i1.66Keywords:
Pendidikan Islam, Islam Nusantara, Modernisasi Pendidikan, Deskriptif Historis, Akulturasi BudayaAbstract
Pendidikan merupakan media krusial dalam transformasi nilai, budaya, dan pengetahuan guna membangun masyarakat modern sekaligus membebaskan kaum Muslim dari belenggu keterbelakangan. Meskipun berbagai penelitian telah mengkaji sejarah pendidikan Islam di Nusantara, sebagian besar masih berorientasi pada deskripsi kronologis perkembangan lembaga pendidikan dan belum banyak mengintegrasikan dinamika historis tersebut dengan upaya rekonstruksi kurikulum Pendidikan Islam kontemporer. Berangkat dari kesenjangan tersebut, penelitian ini bertujuan menelusuri secara mendalam evolusi pendidikan Islam sejak abad ke-13 hingga era kontemporer dengan menekankan peran institusi tradisional seperti pesantren serta transformasi kurikulumnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif historis sebagaimana dikembangkan oleh Pratama dan Apriani (2023). Data diperoleh melalui penelusuran berbagai sumber historiografi pendidikan Islam Nusantara yang dianalisis secara sistematis untuk mengungkap dinamika perkembangan pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam di Nusantara berkembang melalui sintesis antara nilai-nilai tradisional dan modernisasi pendidikan tanpa menghilangkan identitas keislamannya. Proses tersebut memperkuat peran lembaga pendidikan Islam sebagai pusat pembentukan karakter, pengembangan ilmu pengetahuan, serta pelestarian kearifan lokal yang tetap relevan dalam menghadapi tantangan masyarakat modern.
