Strategi Guru Dalam Menanamkan Akhlakul Kharimah Di Era Digital Pada Siswa MI Intisyarul Ulum Kelas VI
DOI:
https://doi.org/10.52615/tijipi.v1i2.51Keywords:
strategi guru, akhlakul karimah, era digital, siswa madrasah ibtidaiyahAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi akhlak siswa kelas VI di MI Intisyarul Ulum pada
era digital, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya, serta menganalisis strategi guru dalam
menanamkan akhlakul karimah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis
deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan
melibatkan empat informan, yaitu dua guru kelas, satu guru Pendidikan Agama Islam, dan kepala
sekolah. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi
sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akhlak siswa mengalami dinamika yang
kompleks, ditandai dengan masih adanya perilaku positif seperti kepedulian dan partisipasi dalam
kegiatan keagamaan, namun juga terdapat penurunan dalam aspek kedisiplinan, etika berbahasa, dan
sikap hormat kepada guru. Faktor keluarga menjadi pengaruh paling dominan, diikuti oleh lingkungan
sekolah dan paparan media digital. Strategi guru dalam menanamkan akhlakul karimah dilakukan
melalui pembiasaan keagamaan, keteladanan, serta pendekatan dialogis yang disesuaikan dengan
karakteristik siswa di era digital. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembiasaan
religius yang dipadukan dengan pendekatan dialogis dan keteladanan guru merupakan model efektif
dalam pembinaan akhlak siswa di era digital. Oleh karena itu, diperlukan sinergi berkelanjutan antara
sekolah dan keluarga untuk memperkuat internalisasi nilai-nilai akhlak agar siswa mampu
memanfaatkan teknologi secara bijak tanpa kehilangan karakter moral dan religius.
