Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Konsep Kelemahan Manusia Perspektif Al-Qur’an: Studi Tafsir QS. Ar-Rum Ayat 54 Dan QS. Al-Ma’arij Ayat 19-27

Authors

  • Pebry Salsa Saputri Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Gazali Soppeng
  • Shofiyah Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Gazali Soppeng
  • Muhammad Zulfikar Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Gazali Soppeng
  • Sulkifli Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Gazali Soppeng
  • Sasmir Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Gazali Soppeng

DOI:

https://doi.org/10.52615/tijipi.v2i1.63

Keywords:

Kelemahan Manusia, Tafsir Al-Qur’an, Pendidikan Karakter Islam, QS. Ar-Rum: 54, QS. Al-Ma’arij: 19-27

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai pendidikan karakter dalam konsep kelemahan manusia melalui perspektif Tafsir Al-Qur’an pada QS. Ar-Rum ayat 54 dan QS. Al-Ma’arij ayat 19–27, serta mengintegrasikannya dengan teori kecerdasan emosional Daniel Goleman guna menjawab tantangan Pendidikan Karakter di era digital. Fenomena krisis karakter di era digital, yang ditandai dengan kecemasan eksistensial dan memudarnya empati, menuntut reinterpretasi teologis yang lebih aplikatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research) melalui analisis mendalam terhadap kitab tafsir dan literatur psikologi kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an memotret Kelemahan Manusia sebagai bagian dari dinamika eksistensial; QS. Ar-Rum ayat 54 menjelaskan siklus kehidupan manusia yang fluktuatif dari lemah menuju kuat dan kembali lemah, sedangkan QS. Al-Ma’arij ayat 19–27 memotret karakter dasar manusia yang cenderung gelisah (halu’an) dan kikir (manu’an). Sintesis penelitian ini menemukan bahwa nilai-nilai tersebut berkorelasi secara signifikan dengan pilar kecerdasan emosional Daniel Goleman: self-awareness menjadi instrumen untuk menyikapi fase kehidupan dalam QS. Ar-Rum ayat 54, sementara self-regulation, empathy, dan social skills menjadi solusi atas sifat halu’an dan manu’an dalam QS. Al-Ma’arij ayat 19–27. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan karakter yang efektif di era digital harus mengintegrasikan penguatan spiritualitas Qur’ani dengan pengembangan kecerdasan emosional agar individu mampu melampaui kelemahan fitrahnya.

Downloads

Published

2026-07-05

How to Cite

Saputri, P. S., Shofiyah, Muhammad Zulfikar, Sulkifli, & Sasmir. (2026). Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Konsep Kelemahan Manusia Perspektif Al-Qur’an: Studi Tafsir QS. Ar-Rum Ayat 54 Dan QS. Al-Ma’arij Ayat 19-27. Tarbiyah Islamiah: Jurnal Inovasi Pendidikan Islam, 2(1), 12–23. https://doi.org/10.52615/tijipi.v2i1.63

Similar Articles

<< < 1 2 

You may also start an advanced similarity search for this article.