Problema Pendidikan Islam dan Dosen Penggerak
DOI:
https://doi.org/10.52615/tijipi.v1i2.19Keywords:
Problema Pendidikan Islam, Dosen Penggerak, Pendidikan Islam TinggiAbstract
Mutu Pendidikan Islam di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan mendasar, seperti kesenjangan akses, rendahnya kualitas pembelajaran, kompleksitas kurikulum, serta ketidaksesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya pada Pendidikan Islam tinggi. Kondisi ini menuntut adanya transformasi peran pendidik dalam menghadapi dinamika Pendidikan Islam abad ke-21. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis problematika Pendidikan Islam di Indonesia serta mengkaji konsep dan peran Dosen Penggerak sebagai solusi strategis dalam meningkatkan mutu Pendidikan Islam tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui penelaahan buku, artikel jurnal, hasil penelitian terdahulu, dan dokumen kebijakan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Dosen Penggerak berperan sebagai agen transformasi pembelajaran yang berfungsi sebagai pengajar, fasilitator, motivator, dan mentor dalam pengembangan kompetensi akademik, karakter, serta keterampilan profesional mahasiswa. Implementasi Dosen Penggerak dalam kerangka Merdeka Belajar Kampus Merdeka berpotensi meningkatkan relevansi kurikulum dan menciptakan Pendidikan Islam tinggi yang adaptif, inklusif, dan berdaya saing.
