Evaluasi Program Tahfiz di SD Al-Qur'an Wahdah Islamiyah Polewali Menggunakan Model CSE–UCLA
DOI:
https://doi.org/10.52615/tijipi.v1i2.22Keywords:
Evaluasi Program, Tahfidz Al Quran, CSE-UCLA, Pendidikan Dasar IslamAbstract
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi Program Tahfiz Al-Qur’an di SD Al-Qur’an Wahdah Islamiyah Polewali menggunakan model evaluasi CSE–UCLA (Center for the Study of Evaluation–University of California Los Angeles). Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif evaluatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, koordinator Tahfiz, guru Tahfiz (muhaffizh), serta perwakilan orang tua siswa. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap system assessment, program Tahfiz merupakan kebutuhan strategis yang selaras dengan visi kelembagaan, meskipun belum didukung oleh analisis kebutuhan yang terdokumentasi secara formal. Pada tahap program planning, perencanaan telah mencakup penetapan target hafalan, metode pembelajaran, dan alokasi waktu, namun belum dilengkapi dengan standar capaian hafalan per jenjang yang terukur. Tahap program implementation menunjukkan bahwa pelaksanaan program berjalan relatif efektif, tetapi masih menghadapi kendala berupa heterogenitas kemampuan siswa, rasio guru–siswa, serta inkonsistensi pelaksanaan muraja’ah. Program improvement dilakukan melalui evaluasi berkala dan kegiatan tasmi’, meskipun perbaikan yang dilakukan masih berfokus pada aspek teknis operasional. Pada tahap program certification, program Tahfiz memberikan dampak positif terhadap peningkatan capaian hafalan dan pembentukan karakter religius siswa, serta memperoleh tingkat kepuasan orang tua yang tinggi. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada pengayaan kajian evaluasi program Tahfiz di pendidikan dasar Islam dengan menunjukkan relevansi dan adaptabilitas model CSE–UCLA dalam mengevaluasi program keagamaan berbasis hafalan Al-Qur’an. Temuan ini memperluas pemahaman tentang pentingnya integrasi evaluasi sistemik, perencanaan berbasis standar, dan penguatan kompetensi pedagogik muhaffizh dalam menjamin keberlanjutan dan mutu program Tahfiz di sekolah dasar Islam.
